Sudah sekitar 2 tahun sejak kali pertama merilis blog ini dengan sangat sukses. Harusnya sudah bejibun post yang beredar dari blog ini, tapi yaa karena mungkin ga ada niat untuk ngeblog atau emang ga ada waktu untuk nulis, alhasil blog kosong melompong. Tapi, karena sudah berani me-reborn-kan blog ini, ya aku berharap dapat menghibur pembaca sekalian.
Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Ada benarnya juga sih, kalau kita tidak saling kenal, apa mungkin kita akan memberi feedback? Langsung saja, namaku fiko. Ga masalah sih mau manggilnya apa, mas admin, mas bro, mas mas, yang penting semua senang di mana mana hatiku senang.
Oke. Pasti kalian bertanya-tanya kenapa aku mulai tertarik untuk terjun ke dunia per-blog-an? Yaa pertama buat blog ini sih iseng doang. Makanya gak terurus. Tapi belakangan ini aku sadar aja, tempat kita berbagi tidak hanya kelaurga, teman dekat, tetangga, ibu kos, nenek kos, tukang cuci di tempat kos, bahkan tukang rantangan yang sering nganterin ke kosan, tapi semua tempat umum dapat kita jadikan tempat berbagi. Emang sih kalau di tempat umum, kita tidak selayaknya membeberkan masalah pribadi yang lebih baik dipendem di dalem hati aja, tapi paling enggak kita dapat mencurahkan ke dalam bentuk tulisan, yang sedemikian rupa, yang bisa saja menghilangkan kejenuhan kita, memperkecil masalah kita, atau bahkan membahagiakan kita. Hebat bukan? Apalagi kalau tulisan kita dapat menghibur orang lain yang membaca. Tentu bisa menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kita.
Nah, suatu ketika, film cinta brontosaurusnya bang Raditya Dika nongol di bioskop terjauh. Karena jauh, aku ga ada niat untuk nonton, tertarik pun enggak. Entah kenapa pas mau nonton film hollywood bareng temen-temen, malah berakhir di studio yang menayangkan cinta brontosaurus, walau agak kecewa saat pertama karena tidak jadi menonton film yang diinginkan, tapi setelah keluar dari studio malah mendapatkan arti hidup yang sangat berharga. "jangan bilang tidak suka sebelum mencoba." Sejak hari itu, aku penasaran ama bang dika. Jadi aku googling di yahoo, dan membaca beberapa artikel yang ditulis oleh bang radit, dan berakhir di youtube dan menonton kambing jantannya (ketagihan ini ceritanya).
Jujur sekitar dua tiga gayung air mata yang mungkin akan keluar pada saat itu, yang gagal keluar karena merasa gentleman, tidak cukup untuk memaparkan apa-apa saja yang dapat kita pelajari dari situ. Di film itu, bang dika bilang "Cita-citaku sebenarnya sederhana, Ma. Aku itu, cuma pengen cerita." Di situ aku kenak kali. Sepertinya terlalu banyak cerita yang mungkin dapat dijadikan pelajaran bagi kita semua, tapi hanya tersimpan di sini *nunjuk jantung*. Eh *nunjuk rambut*. Aku juga teringat seseorang pernah bilang, tapi aku udah lupa dia siapa, "umur kita ini tidak akan cukup panjang untuk merasakan seluruh pengalaman. Simpelnya, kita tidak bisa mengalami semua itu dalam kurun waktu 60-70 tahun.". Kalimat yang pernah dia bilang seperti, "wah, kemana aja aku selama ini?". Mungkin ke depannya, akan makin banyak orang yang merasa sepertiku. Tidak perlu takut untuk mencoba, kalau gagal, wajar kan? Namanya juga first try. Dan orang professional itu, tidak ada jika mereka tidak melewati yang namanya "newbie".
Sekian dan sama-sama
No comments:
Post a Comment