Hai, aku ga ada kerjaan, dan 125 menit itu lumayan lama untuk dihabiskan hanya dengan duduk termenung menerawang masa depan yang sama sekali tidak bisa ditebak. YA! PENGUMUMAN SNMPTN 125 menit lagi aaaaa. (Paling enggak 125an menit pas aku lagi nulis ini). Ngapa-ngapain aja kayak udah jadi pertanda untuk hasil snmptn!!! Mulai liat tweets di twitter, liat curcol-an anak muda gagal gaul di facebook, berita buat down di televisi, pokoknya semua ibarat dunia pengangguran akan berakhir dalam menit-menit ini. Kenapa tidak? Undangan gitu loh! Lulus undangan langsung kuliah gitu loh! Siapa yang gamau coba... *muka merah anyep*
Sebenarnya gak ga ada kerjaan kali, yang jelas nyiapin mental dengan sugesti sugesti positif. Ga lulus undangan, bukan berarti ga lulus ujian hidup! Ga berarti lo langsung tewas di tempat begitu melihat lo ga lulus, kan? Seperti, "ah belum rezeki. Masih banyak jalan menuju ptn yang kutuju", atau "Alhamdulillah deh, semoga yang terbaik. Yang penting udah usaha di jalan yang halal", atau kalau mau lebih ekstrem "yes, bisa malakin orang yang lulus". Intinya jangan sampe berbuat anarkis hanya karena merasa iri dengan temen lo yang lulus.
Menit menit terakhir gini ya emang sih rasanya agak agak debar (baca: debar banget, debar kali, debar sangat, debarrrrrrr), tapi gapapa, jalani aja. Toh waktu ga berenti kok. Bagi yang islam, doa banyak banyak, bagi yang kristen, doa banyak banyak, bagi yang budha, hindu, juga berdoa banyak-banyak, kecuali bagi yang atheis, bagusan lo cari Tuhan dulu deh. Cuma doalah yang akan membantu me-legowo-kan hati. Soalnya mau usaha apalagi yang bisa kita usahakan sekarang? Mungkin mas mbak pembaca berpikir, "Lah, lo kok ga berdoa. Malah nulis blog?"
Ya itu, lakukan hal-hal yang positif, aku mau cerita aja gimana perasaan debar kek gini langsung dari penderitanya. Bagi yang udah pernah ngerasain pasti tau gimana, bagi yang belum pernah, selamat merasakannya tahun tahun ke depan. Ibarat menunggu pengumuman snmptn undangan ini jadi suatu proses menuju kedewasaan di negara kita ini. Kalau belum ngerasain, gak afdol rasanya hidup ini. Apalagi rasanya lulus, pasti ada yang bisa diceritain ke keluarga kita yang keseruannya permanen!!
Bagi yang lagi nunggu juga, pasti di tabnya udah membuka laman pengumumannya, kan? (sama aku juga!) Kalau saran aku sih, ya ngapain gitu kek yang bisa ngelupain rasa debar sejenaknya ini. Kayak aku, nulis, sambil dengar musik, sambil geleng-gelengin kepala gara-gara dengar lagu om psy. Rencananya sih abis ini mau gangnam style-an juga, tapi niat tersebut kuurungkan mengingat nanti kecapekan, malah ketiduran, eh kelewatan deh pengumumannya. Jadi, intinya siapin mental. (e pepet, bukan e taling)
Sekian dan sama-sama
No comments:
Post a Comment